Kanal Otaru: Situs Budaya dengan Suasana Romantis di Jepang

By franky odniel - 22.38

Sebuah kanal yang unik, bersih dan rapi, Kanal Otaru, menjadi salah satu atraksi favorit Prefektur Hokkaido, Jepang. Arteri kota sepanjang 1140 meter ini berperan penting dalam sejarah keberadaan Otaru sebagai salah satu pelabuhan di utara Jepang yang sudah beroperasi sejak abad ke-20. Di kanal inilah perahu-perahu kecil berseliweran mengangkut hasil bumi dari pelabuhan menuju kota.
Via youtube.com

Kini, Otaru sudah tidak lagi menjadi pelabuhan. Beberapa gudang berdinding batu bata berubah wujud menjadi restoran dan toko. Karena itu, sejak 1986, Kanal Otaru yang di pinggirnya berdiri tegak bangunan bekas gudang direstorasi menjadi situs budaya.
Kanal Otaru: Situs Budaya dengan Suasana Romantis di Jepang

Kanal Otaru nampak terawat dan dikelilingi oleh bangunan tua yang menambah nuanasa antik kota ini. Bangunan tua meliputi kantor perdagangan, perikanan dan gudang sengaja dipertahankan hingga kini, menambah daya tarik kota.
Kanal Otaru: Situs Budaya dengan Suasana Romantis di Jepang

Saat ada rencana mereklamasi kanal air ini, gelombang protes muncul agar tempat tersebut harus dipertahankan. Namun, gerakan menolak reklamasi tak behasil. Kanal Otaru yang semula lebarnya 40 meter direklamasi menjadi 20 meter, kemudian dibangun jalur lalu lintas kendaraan.
Kanal Otaru: Situs Budaya dengan Suasana Romantis di Jepang

Guna mengenang masa lampau, terdapat relief yang menggambarkan sejarah kanal Otaru. Sesekali kapal pun melewati kanal. Sepanjang hari para pengunjung bisa menemukan seniman lokal yang sedang berkarya serta pajangan hasil kreasinya, mulai dari lukisan, pahatan, hingga perhiasan.
Kanal Otaru: Situs Budaya dengan Suasana Romantis di Jepang

Saat musim dingin, kita juga dapat mengikuti rangkaian festival Otaru Yuki Akari no Michi. Tak jauh berbeda dengan Sapporo Yuki no Matsuri, Kota Otaru yang tertimbun salju berubah menjadi gemerlap dengan adanya manusia salju yang bercahaya. Tak hanya manusia salju, aneka bentuk rumah juga dibuat oleh para pemilik toko.
Kanal Otaru: Situs Budaya dengan Suasana Romantis di Jepang

Tak ketinggalan, lentera kecil dengan berbagai ukuran dipasang di depan toko. Saat berjalan menelusuri Kanal Otaru, kita akan ditemani dengan indahnya lentera berwanah merah ‘kalem’ dan manusia salju. Setiap tahun, festival ini diselenggarakan selama 10 hari dan tanggalnya berdekatan dengan Sapporo Yuki no Matsuri.
Kanal Otaru: Situs Budaya dengan Suasana Romantis di Jepang

Sebenarnya, destinasi wisata ini cukup sederhana, tetapi karena dikelola di bawah tangan terampil masyarakat Jepang berubah menjadi spot wisata yang laik dikunjungi. Pelabuhan yang dipercantik pun dapat menyedot wisatawan. Penasaran dengan keunikan Kanal Otaru? Kujungi tiap musim semi atau musim dingin ya, dijamin epik!

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar